5 Kejadian Kontroversial Jose Mourinho

5 Kejadian Kontroversial Jose Mourinho

5 Kejadian Kontroversial Jose Mourinho

Sulit memisahkan Jose Mourinho dengan kontroversi. Keduanya seakan sudah berkawan dekat dan tak terpisahkan. Manajer berdarah Portugal ini seperti telah ahli menghadirkan sensasi yang menjadi berita utama dalam tingkah laku, ataupun perkataannya. Dibawah ini adalah lima kejadian kontorversial yang melibatkan Jose Mourinho. Tentu saja, bukan hanya lima saja tindak tanduk sensasional manajer yang kini kembali mengawaki Chelsea ini. Lima berita kontroversial dibawah ini seakan menjadi pengingat betapa Jose Mourinho adalah sosok yang sangat ceplas ceplos dan dengan mudah memancing amarah lawannya.

1. Selebrasi di Old Trafford

Nama Jose Mourinho mulai dikenal kala ia membawa Porto mengangkat trofi Liga Champions pada 2004 lalu. Tapi sebelum itupun, Mourinho sudah menarik perhatian publik saat melakukan selebrasi kemenangan Porto di Old Trafford pada babak perdelapan final. Gol penentu kemenangan Porto yang dilesakkan oleh Costinha pada babak tambahan waktu. Pemain gelandang ini menjadi pahlawan ketika hampir saja Manchester United dapat menahan imbang Porto dengan agregat 2-2. Begitu peluit akhir laga ditiup, tanpa ragu Mourinho melepaskan ketegangan dan berlari ke arah anak asuhnya di tengah lapangan untuk meluapkan kegembiraannya. Inilah kali pertama publik melihat sosok Jose Mourinho.

2. Saya Adalah The Special One

Jose Mourinho hadir sebagai Newbie di Laga Premier kala bergabung menjadi pelatih Chelsea pada tahun 2004. Kala itu, dalam konferensi pers yang digelar untuk memeperkenalkan dirinya pada publik Inggris, Mourinho berkata : Jangan berpikir saya sombong, namun saya hadir sebagai juara Eropa. Dan saya pikir, itu menbuat saya menjadi The Special One. Sontak, publik Inggris kala itu semakin mengarahkan perhatian pada Mourinho. Beberapa jelas-jelas menunjukan ketidak sukaannya dan menantang Mourinho membuktikan ucapannya. Dan benar saja, ungkapan bahwa dirinya adalah The Special One bukanlah omong kosong. Musim itu, Mourinho berhasil membawa Chelsea sebagai juara Liga Premier dan membawa The Blues ke berbagai gelar kampiun lain.

3. Perseteruan Dengan Suporter Liverpool

Persaingan Mourinho dan Liverpool yang berlangsung hingga saat ini memuncak kala ia bersitegang dengan pelatih Liverpool, Rafael Benitez. Keduanya saling melempar ejekan pedas di media mengenai satu sama lain. Beberapa pihak mensinyalir ketegangan antara keduanya bermula di babak final panggung Piala Liga 2005. Kala itu, Chelsea tertinggal 0-1, namun keadaan berbalik kala Steven Gerrard melakukan gol blunder ke arah gawang Liverpool. Usai gol bunuh diri yang mengejutkan Liverpool tersebut, Mourinho memberi gesture jari yang ia tempelkan depan bibir ke arah podium suporter Liverpool. Tak ayal, hal ini membuat suasana di lapangan hijau panas.

4. Skandal Anders Frisk dan Frank Rijkaard

Selain Liverpool, salah satu tim yang terus dimusuhi Mourinho adalah Barcelona. Dan ini digenapkan kala Mou menjadi pelatih Real Madrid di tahun 2010. Sebelum itu, aura permusuhan sudah didengungkan Mourinho kala Chelsea berhadapan dengan Barcelona di markas Camp Nou pada tahun 2005. Chelsea yang tunduk dengan skor 1-2, membuat Mourinho tak terima dan menuduh pelatih Barcelona kala itu, Frank Rijkaard melakukan tindakan curang. Mourinho mengatakan bahwa Rijkaard datang ke ruang ganti pemainnya, Andres Frisk kala jeda minum. Dan ini sangat mungkin berkaitan dengan kartu merah di babak kedua untuk Didier Drogba. Usai skandal tersebut, Frisk memutuskan pensiun setelah banyak teror diterima oleh keluarganya. Dan Mourinho memang dijatuhi hukuman larangan main di dua laga oleh FIFA.

5. Kasus Ear-Piece Rui Faria

Dilarang datang ke pertandingan perempat final kompetisi Liga Champions 2005. Kala Chelsea melawan Bayern Munich, publik memergoki asisten Mourinho, Rui Faria mengenakan ear-piece dan diduga dirinya mendapat instruksi dari Mourinho.