Apa Yang Bisa Dilakukan Para Wakil Afrika di Piala Dunia

Apa Yang Bisa Dilakukan Para Wakil Afrika di Piala Dunia

Apa Yang Bisa Dilakukan Para Wakil Afrika di Piala Dunia

Meskipun Burkina Faso mungkin memiliki sesuatu untuk dikatakan tentang dugaan bahwa pemain mereka tidak memenuhi syarat, sama halnya dengan lima negara yang lolos dari CAF untuk Piala Dunia 2014 Brasil memiliki sebuah kualifikasi untuk musim panas mendatang. Cukup jarang terjadi, terutama dalam kampanye Piala Dunia baru-baru ini, dengan zona ini yang menjadi proses kualifikasi yang sangat panjang dan ditarik keluar lalu dua fase yang menghasilkan lima play-off pertandingan dengan sistem home and away, pada akhirnya wakil dari negara Afrika yang ikut ke Brazil tahun mendatang sudah ketahuan yakni Algeria, Kamerun, Ghana, Pantai Gading dan Nigeria. Mari kita lihat mereka peluangnya satu per satu. Nigeria mungkin adalah negara Afrika yang paling kuat saat ini. Mereka juga mempunyai para pemain mumpuni yang bermain di luar negara mereka.

Mungkin setelah generasi Nwankwo Kanu dan kawan-kawan yang berhasil menjuarai Olimpiade 1996 dan pada akhirnya harus berakhir dengan kekecawaan di Piala Dunia 1998 mungkin sekarang saatnya bagi Nigeria untuk berbicara di Piala Dunia. Lalu ada Algeria yang merupakan negara Afrika paling utara. Algeria dan Burkina Faso memiliki kekuatan yang setara sebenarnya. Tapi nampaknya pengalaman lebih berbicara, Burkina Faso yang dibilang gagal mewarisi permainan terbaik mereka sejak menjadi tuan rumah Piala Afrika pada tahun 2000 harus terhenti oleh Algeria yang Piala Dunia lalu juga masuk. Peluang mereka di Piala Dunia tahun depan nampaknya juga tidak akan berubah banyak. Algeria diprediksikan hanya menjadi penggembira di fase grup. Lalu berikutnya ada Kamerun yang mencapai Piala Dunia mereka untuk yang ketujuh kalinya.

Mereka juga diharapkan berbicara pada Piala Dunia tahun depan karena materi mereka cukup mumpuni seperti Samuel Eto’o lalu ada pemain Barcelona Alexandre Song dan yang lainnya. Mereka dituntut untuk melaju lebih jauh daripada sekadar fase grup seperti di Afrika Selatan pada Piala Dunia empat tahun lalu. Bahkan mereka pada saat itu harus kalah dari Jepang. Tim selanjutnya adalah Ghana. Pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan mereka hampir saja mencetak sejarah untuk tim dari Afrika, andai kata mereka tidak gagal di perempat final atas ulah kontroversial dari Luis Suarez. Maka, tahun depan Ghana bisa diharapkan mencetak sejarah. Tim terakhir adalah Pantai Gading. Pantai Gading bisa dibilang juga menjadi salah satu tim yang kompetitif untuk Piala Dunia. Tentu saja ujung tombak mereka masih berharap banyak dengan Drogba. Pada Piala Dunia sebelum-sebelumnya mereka harus sial karena berada satu grup dengan raksasa-raksasa sepak bola macam Belanda, Argentina, Portugal dan Brazil, maka kali ini disebut-sebut Pantai Gading akan memenuhi takdir potensi mereka.