Berita World Cup Brazil Kembali Di Peta Sepakbola Dunia

Brazil's team captain and defender Cafu

Brazil Kembali Di Peta Sepakbola Dunia

Berita World Cup – Enam bulan yang lalu, sepak bola Brazil dinyatakan oleh banyak pihak sudah tamat dan kerap dihujani kritik. Brazil di nilai sudah “kering talenta” dan era kejayaan mereka sudah berakhir. Menjadi tuan rumah bagi perhelatan akbar Piala Dunia, dan memiliki reputasi sebagai pemegang juara terbanyak, menjadikan Brazil diunggulkan di posisi pertama sesaat setelah pengumumantuan rumah Piala Dunia di ucapkan oleh Presiden Fifa, Slepp Blatter. Tapi, kenyataan bahwa saat itu Brazil seperti kehilangan arah untuk berjaya, banyak yang meragukan peluang Brazil tersebut meskipun tahun depan akan bermain di rumah mereka sendiri.

Setelah kekalahan pada Belanda, di Piala Dunia 2010, berlanjut kepada kegagalan di Copa America ketika Brazil harus pulang lebih awal dan sederet rangkaian hasil pertandingan persahabatan yang mendapat hasil negatif, Brazil mendapati diri mereka ada di peringkat ke-22 dunia, peringkat terendah mereka selama Federasi Sepakbola mereka berdiri. Lebih penting lagi, baik Carlos Dunga dan Mano Menezes dianggap tidak bisa mengangkat performa tim Brazil. Tetapi, dalam beberapa bulan terakhir, dunia melihat bahwa dewi fortuna kembali menghampiri Brazil, ketika secara superior mereka merengkuh Trophy Piala Konfederasi bulan lalu. Brazil yang diisi oleh pemain-pemain juara seperti Thiago Silva, Paulinho, Fernandinho yang tampil memukau bersama klub mereka, dan di lengkapi oleh kehadiran ante dan Luis Gustavo yang keduanya masuk ke dalam kesuksesan Bayern Munich mencetak treble winners, mereka datang dengan misi mengembalikan Brazil ke tempat mereka seharusnya berada. Setelah penampilan beberapa tahun terakhir yang jauh dibawah performa, akhirnya Brazil kembali menunjukan seberapa besar tim ini pada bulan lalu.

“Kami tidak berada di belakang tim lain,” Fred, yang mencetak lima gol sepanjang Piala Konfederasi, mengklaim Brazil merupakan tim teratas di dunia sepakbola. Reputasi Brazil sebagai penghasil pesepakbola terbaik kembali mencuat pada ajang ini, setelah tanpa nama-nama seperti Ronaldinho, Kaka dan pemain senior lainnya berhasil memperlihatkan skuad muda Brazil yang tampak dominan. Brazil yang dianggap minus pemain nomor “10” ketika Kaka terus mengalami penurunan performa akhirnya menemukan pemain tersebut ada pada sosok Neymar Da Silva, yang tampil memukai sepanjang turnamen dan mendapat gelar pemain terbaik pada kompetisi tersebut. Pemain yang dianggap sebagai pemain terbaik dalam sejarah sepakbola Brazil, Pele bahkan lebih jauh mengatakan bahwa pemain berusia 21 tahun tersebut seringkali menyebutkan bahwa Neymar bisa menjadi pemain yang lebih baik dari Lionel Messi.

“Saya menyukai Messi, saya sangat menyukainya,” ujar Pele kepada Goal. Akan tetapi Neymar telah berkembang pesat dalam dua tahun terakhir. Dia juga dapat menggunakan kedua kakinya sama baiknya dan dapat berduel di udara. Saya pikir Neymar memiliki kapasitas untuk lebih baik dari Messi”. Neymar, yang musim ini berlabuh ke Barcelona, setelah klub Catalan tersebut membayar biaya yang tidak sedikit ke Santos, kini diharapkan oleh publik sepakbola brazil untuk meraih supremasi di Eropa dan mencatakan namanya sendiri ke dalam sejarah pemain asal Brazil yang sukses di daratan Eropa.

Untuk sekarang, pekerjaan masing-masing para punggawa tim nasional Brazil barulah akan dimulai saat musim baru bergulir. Pemain-pemain yang bermain baik pada musim lalu, diharapkan konsistensinya akan terus terjaga pada musim ini untuk terus bisa mengisi tempat di skuad Luiz Felipe Scolari. Tanda-tanda kesuksesan sudah terlihat bagi tim ini. Kini Brazil tidak hanya mengincar Piala Dunia tahun depan, akan tetapi mereka lebih jauh berusaha menancapkan pengaruhnya di dunia melalui pemain-pemain terbaiknya yang berlaga di Eropa. Bukan tidak mungkin pemain-pemain tersebut akan melahirkan generasi emas baru bagi sepakbola Brazil. Berita World Cup