Berita World Cup – Kebangkitan Sepak Bola Perancis

Kebangkitan Sepak Bola Perancis

Kebangkitan Sepak Bola Perancis

Berita World Cup – Piala Dunia U-20 FIFA 2013 yang dilaksanakan di Turki telah melahirkan juara baru yaitu Prancis U-20. Mereka menjadi juara setelah mengalahkan Uruguay U-20 yang gagal merebut gelar untuk pertama kalinya dalam Piala Dunia U-20, dalam partai final yang digelar di Turk Telekom Arena, Istanbul, Sabtu (13/7) waktu setempat.

Pertandingan berjalan sengit serta kedua tim bermain secara terbuka dan saling serang mereka imbang sejak menit pertama. Prancis U-20 sempat tampil menekan di awal babak awal, tapi kemudian Uruguay lebih mendominasi dan lebih membuat banyak peluang. Duo penyerang mereka Nicolas Lopez dan Felipe Avenatti dengan didukung asupan bola dari gelandang Federico Fagundez, beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Prancis U-20.

Lopez dan Avenatti memiliki pergerakan yang baik dan mempunyai sejumlah peluang mencetak gol tapi mampu digagalkan lagi-lagi karena kecemerlangan kiper Perancis U-20 Alphonse Areola. Di babak kedua, Prancis U-20 berusaha menambah tekanan dilini depan dan memasukkan striker lainnya, Bosetti untuk mendukung duet penyerang Perancis U-20 Yaya Sanogo dan Florian Thauvin di lini depan. Tapi tampaknya peluang mereka gagal menjadi sebuah gol, dan kedudukan masih imbang. Paul Pogba kapten tim Perancis U-20 yang enerjik mulai berkreasi di lini tengah untuk mengirimkan umpan-umpan dan menghidupan serangan Prancis U-20. Sementara Uruguay U-20 memasukkan Giorgian Benedetti untuk lebih memperkuat pertarungan di lini tengah. Namun tidak ada gol tercipta selama 90 menit, sampai memasuki perpanjangan waktu kedua tim tetap bermain imbang dengan skor kacamata 0-0 sehingga laga harus berlanjut ke adu tendangan penalti.

Kapten tim Perancis U-20 Pogba maju sebagai penendang pertama dan berhasil menyelesaikan tugasnya mencetak gol. Uruguay U-20 gagal menyamakan skor setelah tendangan Velazquez mampu diselamatkan Areola. Tiga pemain Prancis yaitu Veretout, Ngando dan Foulquier melaksanakan tugasnya dengan baik, sedangkan Uruguay hanya membuat satu gol melalui Olaza, sementara Benedetti gagal setelah Areola yang berdarah Filipina kembali gemilang dengan mementahkan tendangan penalti Uruguay. Sekali lagi kiper andalan Perancis U-20 ini telah membuktikan kualitasnya sebagai calon kiper timnas masa depan Perancis. Dengan kemenangan ini masyarakat Perancis tengah bersorak dan mereka telah menemukan pemain masa depan mereka untuk mengangkat sepak bola Perancis yang telah lama tenggelam. Era keemasan Zidane dan Ribery akan tergantikan dengan era seorang Paul Pogba kapten masa depan Perancis. Berita World Cup