Berita World Cup Mengenal Sepak Bola Korea Utara

Mengenal Sepak Bola Korea Utara

Mengenal Sepak Bola Korea Utara

Berita World Cup – Jong Tae Se, Striker tim nasional Korea Utara menjadi pemain sepak bola ke empat yang berlaga di liga nasional Korea Selatan. Karirnya di atas lapangan hijau memang tidak bisa di anggap remeh. Sejak 2003, pria kelahiran 1984 ini memperkuat klub sepak bola professional klub negeri gingseng, Suown Samsung Bluewings. Pemain ini juga pernah bermain di Eropa.

Jong adalah fenomena bagi negaranya sendiri. Dia lahir bukan dari kompetisi pertandingan kulit bundar negaranya, melainkan dari klub klub luar negeri seperti Jepang maupun German. Di Negara asalnya, seluruh kegiatan sepak bola ada di bawah naungan Democratic People Republic (DPR) korea Football Association. Menurut catatan di Federasi Sepak Bola Asia Timur (EAFF), asosiasi sepak bola di korut di dirikan pada 1945 sudah menjadi anggota FIFA sejak 1958. Semua pembinaan ada di bawah asosiasi tersebut. Menurut pengamat, semua kompetisi termasuk pembinaan usia muda di atur oleh Negara. Tidak ada yang luput dari sentuhan penguasa Negara yang selalau menyatakan siap berperang melawan amerika serikat itu.

Hal itu dibuktikan pada kasus tregedi piala dunia 2010. Setelah pulang lebih awal, semua anggota tim termasuk pemain dan pelatih langsung kena damprat ideology dari sang pemerintah. Ini terjadi karena banyak gol yang bersarang di gawang korut. Setelah kalah dari Brasil 2-1, di susul Portugal dengan 7-0, kemudian terakhir pantai gading 3-0. Presiden FIFA pun tak bisa mendiamkannya. Ia langsung mengirim surat untuk minta klarifikasi. Informasi yang diperoleh Blatter berasal dari anggota Komite Eksekutif FIFA asal Korea Selatan. Selain itu presiden AFC Mohammed Bin Hamman yang sempat berkunjjung ke Korut mendengar adanya tekanan dan penyikasaan kepada para pemaon yang kalah.

Kembalinya hadir sepak bola Korut ini tak lepas dari dua hal berikut. Pembinaan di dalam negeri, sekaligus berbagi pengalaman pemain yang berlaga di luar negeri. Sedangkan pembinaan di dalam, setidaknya ada tiga kompetisi yang di gelar di Negara tersebut. Pertama, Liga DPR Korea sebagai Liga Utama. Dan di bawahnya di susul oleh Liga DPR K 2, kemudian Liga DPR K amatir.

Sayangnya Juara kompetisi yang di ikuti 11 tim tersebut tidak bisa mengikuti Kejuaran Asia (AFC) lantaran dianggap tidak meemnuhi syarat. Namun hanya bisa sampai taraf AFC President CUP. Hebatnya dari sepak bola Korea Utara ini adalah dengan berbagai keterbatasan, namun sepak bola Korea Utara ini mamapu tampil dan berbicara di Dunia. Mereka menunjukan bahwa mereka bukan hanya untuk sekedar bermain sepak bola akan tetapi mereka juga membela dan membawa nama baik Negara mereka. Mereka menunjukan kepada dunia bahwa pembinaan usaia muda sangat penting untuk sebua tim nasional yang tangguh. Bahkan sampai ancaman pun harus mereka terima walaupun hanya bermain sepak bola, akan tetapi itu lebih dari seedar bermain sepak bola, mereka bertugas membela Negara. Berita World Cup