Berita World Cup Pep Guardiola Adalah Pengecut Tak Bertulang

Pep Guardiola Adalah Pengecut Tak Bertulang

Pep Guardiola Adalah Pengecut Tak Bertulang

Berita World Cup – Pemain bintang asal Swedia Zlatan Ibrahimovic selalu menjadi petualang dalam karir sepakbolanya. Dia telah bermain untuk beberapa klub yang mempunyai profil tinggi seperti Juventus, Inter Milan, dan AC Milan dalam karir bintangnya. Namun, waktunya selama di Barcelona pasti akan dikenang sebagai salah satu yang paling misterius. Dia pindah ke Nou Camp dalam kesepakatan transfer yang menakjubkan yang telah diperkirakan lebih dari € 65 juta. Barcelona membayar biaya transfer € 40 juta bersama dengan € 25 juta untuk harga Samuel Eto’o ke Inter Milan pada tahun 2009.

Entah bagaimana, ia tidak menghabiskan lebih dari satu musim saat di Barcelona, ia dengan cepat kembali ke sepakbola Italia bersama AC Milan walaupun untuk sebagian kecil dari gaji yang diterima sebelumnya. Tapi hal itu sama sekal tidak menurunkan performanya untuk bermain di lapangan, saat ia mencetak 21 gol dalam 45 penampilan. Dengan keadaan ini sebagian besar percaya bahwa ia tidak akur dengan manajer Barcelona Pep Guardiolla karena ia lebih suka memainkan Lionel Messi dalam banyak pertandingan. Banyak yang percaya bahwa pembentukan skuad Barcelona disetel untuk mendapatkan performa yang terbaik dari Messi, meskipun Ibrahimovic menawarkan sesuatu yang berbeda dimana Barcelona tidak punya, yaitu kehadiran fisik striker di lini depan.

Dalam otobiografinya, Ibrahimovic dengan secara sensasional mengklaim bahwa Pep Guardiola adalah seorang ‘pengecut tak bertulang’. Ia juga memuji Jose Mourinho dengan mengatakan bahwa ia akan bersedia mati untuk manajer asal Portugal itu. Guardiola selalu menikmati keunggulannya atas Mourinho dan itu sekali lagi dilakukan pada laga yang belum lama terjadi di  Piala Super UEFA. “Saya telah mengatakan tentang itu, dan Anda mungkin telah mengharapkan reaksi Guardiola untuk mengatakan beberapa kata untuk menanggapinya, tapi dia pengecut tak bertulang. “Dia bahkan tidak akan mengatakan selamat pagi. Tidak satu kata. Ia menghindari kontak mata dengan saya. Guardiola, yang telah sedikit demi sedikit telah mencoba untuk menghancurkan saya, “kata Ibrahimovic dalam otobiografinya.

Dia juga mengkritik cara Barcelona tidak memiliki ‘superstar’ dalam tim meskipun kehadiran pemain seperti Lionel Messi dan Xavi. “Aku sudah mendapat kesan bahwa Barcelona adalah sedikit seperti berada kembali ke Ajax, rasanya seperti berada kembali di sekolah. “Tidak satu pun dari pemain yang bertindak seperti superstar, itu yang aneh. “Jadi saya mulai beradaptasi dan berbaur masuk tapi saya menjadi terlalu bagus. Zlatan tidak lagi Zlatan, “tambahnya. Pendapatnya cenderung menghasilkan satu atau dua komentar di masa depan, namun Ibrahimovic telah menambahkan bahwa ia siap untuk konfrontasi dengan Guardiola. Sekarang di Bayern Munich, Guardiola masih tetap diam tentang Ibrahimovic. Berita World Cup