Bola Online Timnas Indonesia U-23 dan Maroko Bertemu di Final ISG

Timnas Indonesia U-23 dan Maroko Bertemu di Final ISG

Timnas Indonesia U-23 dan Maroko Bertemu di Final ISG

Bola Online – Sesudah tendangan kedelapan Turki yaitu oleh Rasimcan Degirmenci hanya membentur tiang gawang, maka semua pemain Timnas Indonesia U-23 pun bersorak. Garuda Muda akhirnya memastikan satu tempat menuju partai final sesudah menang penalti dari Turki dengan skor 7-6. Dari total delapan eksekutor yang dipilih oleh pelatih Rahmad Darmawan, cuma Sunarto yang tidak bisa menyelesaikan tugasnya. Sunarto yang menjadi eksekutor yang kelima, tidak bisa membobol gawang karena tendangannya membentur kaki penjaga gawang.

Sementara tujuh pemain yang lain yaitu Syamsir Alam, dan Diego Michiels, Manahati Lestusen, lalu Alfin Tuasalamony, Fandi Eko Utomo, serta Bayu Gatra dan Dedi Kusnandar seluruhnya bisa dapat membobol jala gawang Turki. Sementara dari pihak Turki, dua orang pemain yaitu Yakup Alkan serta Rasimcan Degirmenci tidak bisa menjalankan tugas mereka untuk membobol gawang Kurnia Meiga. Tendangan penalti yang dilakukan Yakup melambung jauh di atas mistar gawang dan tendangan dari Rasimcan hanya membentur tiang gawang. Atas kemenangan tersebut, Timnas Indonesia U-23 melawan Maroko di partai final Islamic Solidarity Games 2013. Laga tersebut digelar di Stadion Jakabaring. Maroko sukses melangkah ke babak final sesudah berhasil mengalahkan Arab Saudi dengan skor tipis yaitu 1-0 pada pertandingan semifinal yang digelar setelah pertandingan antara Turki melawan Indonesia.

Pahlawan untuk kemenangan Maroko yakni El Karti Walid menjadi pencetak gol tunggal ke gawang Arab Saudi pada babak tambahan waktu. Gol tersebut tercipta di menit yang ke 98. Maroko yang berhasil lolos ke babak final membuat harapan pelatih Indonesia yaitu Rahmad Darmawan untuk menghadapi Arab Saudi di partai final harus kandas. Menurut Rahmad Darmawan, secara kualitas Arab Saudi lebih kuat. Hal ini penting untuk persiapan SEA Games. Rahmad Darmawan mengatakan bahwa dia ingin berganti-ganti lawan. Saat disinggung mengenai persiapan serta strategi yang akan digunakan Garuda Muda di laga final, Rahmad Darmawan tidak mau menjelaskan secara detail walaupun tetap memberi isyarat akan melakukan rotasi pemain.

Rahmad Darmawan juga menyebut kesuksesan tim Garuda Muda untuk menembus babak final Islamic Solidarity Games 2013 merupakan hasil kerja keras serta kedisiplinan timnya. Rahmad Darmawan juga salut atas performa skuadnya yang tidak terpancing dengan permainan keras yang diperlihatkan oleh pemain Turki. Pelatih Timnas U-24 tersebut juga berharap agar para pemain tetap bisa fokus. Ketika melawan Turki, Rahmad kembali merubah susunan pemainnya. Dia memberi kepercayaan barisan depan pada Syamsir Alam. Rahmad Darmawan memasang tiga orang pemain di belakang Syamsir, yaitu Andik Vermansyah, dan Bayu Gatra serta Ramdhani Lestaluhu. Sebagai pemain gelandang bertahan, Rahmad Darmawan memasang dua orang pemain, yaitu David Laly serta Dedi Kusnandar. Manahati Lestusen, dan Andi Ibo, Alfin Tuasalamony serta Diego Michiels akan mengisi posisi belakang. Sedangkan Kurnia Meiga dipercaya menjaga bawah mistar. Bola Online