Brad Guzan Ingin Tampil Di Piala Dunia 2014

Brad Guzan Ingin Tampil Di Piala Dunia 2014

Brad Guzan Ingin Tampil Di Piala Dunia 2014

Penjaga gawang Brad Guzan berambisi untuk tampil prima di Liga Premier. Meski demikian harapannya itu tidak lain agar disertakan oleh pelatih Jurgen Klinsmann untuk menghadapi turnamen Piala Dunia 2014 mendatang di Brasil. Meski demikian peluang kedua yang diberikan pelatih Paul Lambert saat akhir pekan kemarin berakhir dengan hasil buruk. Gawangnya harus rela dijebol tiga kali oleh pemain-pemain Manchester United dihadapan pendukungnya sendiri. Dua gol dari Danny Welbeck dan satu tambahan Tom Cleverley menjadi salah satu aksi yang mencoreng harapan Guzan untuk bisa memperoleh kepercayaan sang pelatih di kesempatan berikutnya, mengingat ia sudah bukan pilihan utama lagi di Villa. Pelatih Amerika Serikat Jurgen Klinsmann sepertinya juga tetap memberi kepercayaan penuh posisi di tim utama kepada penjaga gawang Everton, Tim Howard, seiring dengan prestasi The Toffees yang sangat baik di kompetisi Liga Premier.

Pada Mei tahun lalu, Guzan menunjukkan performa yang kurang menjanjikan dan alhasil ia mengetahui bahwa kontraknya tidak akan diperpanjang lagi dan alhasil ia pun harus angkat koper dan kembali ke Amerika Serikat. Tetapi kehadiran Paul Lambert sebagai pelatih baru Aston Villa di musim panas 2012 ternyata memberikan secercah harapan kepadanya dan ditambah dengan kondisi pemain-pemain yang mengalami cedera, mendorong kesempatan untuk tampil prima dan berkiprah di Piala Dunia 2014 mendatang sangat terbuka lebar. Alhasil Lambert menghubunginya untuk kembali ke Birmingham dan mengadakan sejumlah pembicaraan, dan ia pun akhirnya memperoleh kontrak baru, dan Guzan mengakhiri musim kompetisi lalu sebagai pemain pilihan klub tahun lalu. “Ketika anda melihatnya (pengumuman) secara teknik saya sudah tidak memperoleh pekerjaan lagi dan orang-orang akan membicarakan anda baik di luar maupun di dalam ruang lingkup sepakbola, bahwa ketika anda tidak memperoleh pekerjaan maka hal itu bukan suatu perasaan yang menyenangkan,” kenang Guzan.

“Memang ada beberapa pilihan lainnya, namun bagi saya, prioritas utama adalah kembali bermain untuk Villa, karena saya menganggap klub ini memberikan kesempatan kepada saya untuk berkembang, mengacu kepada situasi bahwa proses perkembangan diperoleh bukan hanya dari permainan, melainkan tidak di dalam tim. “Bahkan sempat terbesit di dalam benak saya, bahwa saya kesulitan untuk mengimbangi tingkat permainan di Liga Premier dan meraih kesuksesan. Namun, dalam sepakbola, terkadang segala sesuatu tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Mungkin ada sebuah rencana lain bagi anda.” Guzan mengaku sangat menikmati filosofi yang diterapkan Paul Lambert. “Ia memberikan kebebasan kepada pemain untuk keluar bermain dan menunjukkan apa yang mereka inginkan, untuk bermain mengatasi rasa takut dan kemudian keluar dan meraih hasil sebaik mungkin, meski posisi kami berada di empat besar teratas, atau terbawah.”

Tentu saja filosofi seperti itu memberikan cerminan terhadap Klinsmann, dan Guzan mengatakan: “Brasil merupakan salah satu kesempatan untuk tujuan pemain dan melakukan sesuatu hal yang istimewa. Kami akan pergi dengan sebuah tingkat kepercayaan diri tinggi dan berharap bisa mengecewakan tim lawan. “Mungkin sebagian besar anda tidak mengetahui, betapa pentingnya untuk tiba di Inggris bagi pesepakbola Amerika Serikat dan kemudian memperoleh kesempatan untuk bermain di Liga Premier dan bagi saya, berada di Aston Villa merupakan suatu keuntungan tersendiri dalam karir saya.”