Brazil Tak Akan Juara Tahun Depan

Zico

Brazil Tak Akan Juara Tahun Depan

Berita Piala Dunia – Beberapa pemain telah menjadi subyek bagi pemujaan fans sebanyak Zico, tapi mantan playmaker Brazil lebih khawatir tentang jarak yang semakin tercipta antara fans dan petugas eselon tinggi dari badan sepak bola Brazil sebelum Piala Dunia tahun depan berlangsung.

Penurunan performa timnas Brazil, skandal yang menyelimuti otoritas sepak bola, dan skeptisme tentang nilai yang sebenarnya dari pembanungan stadion telah menurunkan kredibilitas sepak bola di mata masyarakat, dia mengatakan :”Masyarakat Brazil terlihat menjauhi Piala Dunia,” dia berkata. “Karena yang dilihat oleh masyarakat adalah korupsi dan mereka curiga dengan nilai pembangunan stadion yang begitu besar, disamping kurangnya transparansi pembangunan.

Mantan pemain yang sekarang berusia 60 tahun mengatakan bahwa dia masih bersemangat tentang permainan yang telah membuatnya menjadi salah satu sosok paling dikenal fans. Dia bermain sepak bola pantai bersama dengan pemain junior dan veteran sepak bola lain, menyerukan pada orang-orang agar kembali menonton pertandingan di stadion daripada TV, dan tambahkan pula kalau Zico memiliki lapangan rumput lima sisi di rumahnya, mungkin biasa digunakan latihan tendangan bebas tengah malam. Zico juga bekerja dibelakang layar untuk membantu pengorganisasian turnamen Piala Dunia tahun depan. Katanya “Aku berbicara pada Ronaldo, yang juga mengorganisasi komite, dan ia berkata, “Lakukan sesuatu  untuk memperbaiki citra pada publik karena sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat Brazil,”

Rumah Zico di distrik Barra, Rio de Janeiro adalah bukti dari kesuksesan olahraga dan finansual. Rumah itu dilengkapi dengan lapangan dan juga kolam renang yang luas, dilengkapi dengan lemari trofi pribadi yang berisi sepatu emas, medali, dan foto-foto kenangan dari karirnya : Kemenangan di Copa Libertadores dan liga Brazil dengan Flamengo, beberapa dari 22 golnya bersama Udinese, kenang-kenangan dari liga Jepang, dan masa-masa kejayaan di timnas Brazil, walaupun berujung kegagalan di Piala Dunia 1978, 1982, 1986.

Tiga piala dunia yang diikuti Zico harus berujung kegagalan, padahal tim itu memiliki permainan yang fluid, kreatif dan menyerang. Tim yang berisikan pemain seperti Zico sendiri, Falcao, Cerezo, Junior, dan Socrates, memenangkan pertandingan di mata supporter karena sangat menghibur, tapi tak pernah mencium trofi Piala Dunia. Setelah era Zico gagal, timnas Brazil menjadi lebih rasional dan berhasil menjuarai Piala Dunia AS dengan permainan yang membosankan – kecuali bebeto dan romario.

Hari ini masalah yang sama menghinggapi Brazil yang belum menjuarai Piala Dunia sejak 2002, rentang waktu yang sebenarnya relative pendek bila dibandingkan dengan negara lain. Rakyat Brazil pun setuju bila tahun depan belum tentu timnas mereka bisa memenangi Piala Dunia. Zico sependapat dengan mengatakan :”sekumpulan pemain yang kita lihat sekarang tak akan bisa menjuarai Piala Dunia, meski dengan dukungan tuan rumah. Masalah utamanya adalah turnamen yang kurang dari setahun dan kita masih belum tahu siapa pemain regular di tim ini.

Banyak orang yang mengatakan bahwa timnas Brazil yang  sekarang adalah yang terburuk dalam lebih dari 60 tahun, apakah Zico sependapat? “Ya, dalam konteks hasil, karena tidak ada kekonsistenan dan regenerasi setelah Piala Dunia 2010.

“Tim Brazil masih sangat muda. seluruh pemain muncul di saat bersamaan. Jadi public menaruh harapan yang berlebih pada Neymar, yang baru berusia 21 tahun dan tak pernah bermain di kualifikasi pertandingan Piala Dunia sebelumnya”