Jepang Tim Samurai Biru Yang “Membelah Dunia”

Kostum-Baru-Timnas-Jepang-Menuai-Kritik_duniasoccer615

Jepang Tim Samurai Biru Yang “Membelah Dunia”

Berita World Cup – Tim nasional Jepang dibawah Japan Football Assocoation (JFA) yang dikelan sebagai “Samurai Biru” telah menjelma menjadi tim yang ditakuti dunia. Dilevel Asia Jepang sudah menjadi salah satu tim yang tidak terkalahkan dengan pemain-pemain mereka yang banyak berlaga di klub Eropa. Piala pertama jepang diperoleh pada 1968 Piala Olimpiade, Jepang mendapat medali perunggu. Jepang baru mulai memasuki Piala dunia 30 tahun kemudian.

Usaha pertama Jepang untuk memasuki turnamen Piala Dunia 1994 digagalkan Irak, Jepang tidak dapat mengalahkan tim Irak. Baru pada turnamen Piala Dunia selanjutnya 1998 Jepang mampu menaklukan Dunia dengan masuk sebagai wakil Asia tetapi di Piala Dunia 1998 Jepang mendapatkan hasil yang sangat mengecewakan dengan mengalami tiga kali kekalahan melawan Argentina, Kroasia dan Jamaika.

Di Piala Dunia berikutnya 2002 Jepang berkesempatan menjadi tuan rumah bersama Korea Selatan, diPiala Dunia kali ini Jepang berhasil dengan baik tetapi gagal masuk babak 16 besar setelah dikalahkan Turki 1-0. Jepang berhasil masuk kembali pada Piala Dunia 2006 Di Jerman, tetapi lagi-lagi Jepang gagal memasuki babak 16 besar setelah tidak memenangi sama sekali pertandinganya. Kalah 1-3 melawan Australia, seri melawan Kroasia 0-0 dan harus menyerah kepada Brasil 1-4. Tim Samurai Biru berhasil dalam skala Asia setelah memenangi Piala Asia sebanyak 4 kali (1992, 2000, 2004, 2011).

Pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan Jepang sukses memasuki babak 16 besar, Jepang berada di group E bersama Belanda, Denmark, dan Kamerun. Jepang mengalahkan Kamerun 1-0, menyerah kepada Belanda 1-0 dan secara mengejutkan mengalahkan Denmark dengan skor telak 3-1. Pada babak berikutnya Jepang harus menyerah kepada Paraguay melalui drama penalty dan perjuangan tim Samurai Biru harus berhenti sampai disitu. Pelatih mereka Takeshi Okada menyatakan mengundurkan diri setelah Piala Dunia 2010 dan posisi Okada digantikan oleh mantan pemain Juventus dan AC Milan yaitu pelatih Alberto Zaccheroni.

Dibawah kepelatihan Zaccheroni Samurai Biru mulai memperlihatkan ketajamannya “membelah” tim –tim Dunia, Jepang mengalahkan Guatemala 2-1, Paraguay 1-0 dan yang paling merasakan ketajaman “pisau” samurai biru adalah Argentina yang harus menderita kekalahan 1-0. Zaccheroni juga sukses mengantarkan Jepang memenangi Piala Asia AFC 2011 mengalahkan Australia 1-0 melalui perpanjangan waktu. Jepang sedang menapaki Piala Dunia 2014 Brasil dengan hanya mengalami kekalahan satu kali selama kualifikasi Piala Dunia 2014. Jepang menjadi tim kedua setelah tuan rumah Brasil yang telah lolos ke Piala Dunia 2014.

Zaccheroni dan Tim Samurai Biru akan mengalami tes sebelum Piala Dunia adalah dengan memenangi Piala Konfederasi 2013 Brasil. Ketajaman Samurai Biru akan kembali di uji Di Piala Konfederasi, Jepang berada di Grup A bersama Brasil, Italia dan Meksiko. Tim Samurai Biru sangat berharap kepada Keisuke Honda (yang telah diisukan pindah ke AC Milan dan Liverpool), Shinji Kagawa, dan Yuto Nagatomo melalui mereka serangan-serangan Samurai Biru menjadi sangat tajam.

Jepang sendiri telah menghasilkan banyak talenta-talenta berbakat seperti Yoshikatsu Kawaguchi, Shunsuke Nakamura, Junichi Inamoto, Alessandro Santos, Keisuke Honda, Shinji Kagawa, Yuto Nagatomo dan Hidetoshi Nakata. Rata-rata dari mereka telah bermain di klub-klub terbaik Eropa. Jepang telah bertransformasi menjadi salah satu tim yang terkuat, mereka menempati posisi 32 rangking FIFA. Samurai Biru akankah bisa “membelah” tim-tim dunia di Piala Konfederasi? Kita akan tunggu aksi dari Samurai Biru di Piala Konfederasi Brasil 2013 pada tanggal 15-30 Juni 2013.