Kendala Brasil Di Piala Dunia 2014 Mendatang

Kendala Brasil Di Piala Dunia 2014 Mendatang

Kendala Brasil Di Piala Dunia 2014 Mendatang

Kendala Brasil Di Piala Dunia 2014 Mendatang  – Dengan wajah bingung, pemuda jepang itu membalikkan badan ke arah antrean panjang di depan loket tiket di Stasiun Praca Se, Sao Paulo. “ Apa ada yang bisa berbahasa inggris   di sini ?. Ryuki- nama pemuda itu baru semalam sebelumnya mendarat di Sao Paulo dari Tokyo untuk berwisata, yang dia tahu Sao Paulo adalah kota dengan warga keturunan Jepang terbesar di Luar Jepang. Jadi dia berasumsi bahasa jepang bakal sangat membantunya selama di metropolitan terbesar ketiga sejagat tersebut. Tapi kesulitannya menjelaskan kepada petugas tiket di stasiun Praca Se tentang jenis kartu Metro yang ingin dia beli menyadarkan Ryuki bahwa asumsinya itu salah besar. Semua petugas di tempat layanan public seperti stasiun, terminal atau bandara di Brasil hanya mengenal satu bahasa yakni Bahasa Portugis.

Kendala Brasil Di Piala Dunia 2014 Mendatang  – “Padahal Bahasa Inggris saya juga tidak bagus, sekadar yang saya ajak bicara bisa mengerti. Tapi dengan petugas di tiket loket tadi benar benar buntu. Lantas bagaimana piala dunia nanti? “ ujar Ryuki. Persoalan itu, rupanya sepele. Tapi tidakkah keruwetan akan terjadi kalau aparat layanan publik Brasil kesulitan untuk sekedar menjelaskan dalam bahasa di luar bahasa Portugis katakanlah bahasa Inggris sebagai Lingua Franca paling umum kepada seorang turis yang kebingungan cara kembali ke hotel tempat dia menginap? Padahal dari 32 partisipan Piala Dunia 2014 mendatang, hanya Brasil dan Portugal yang menjadikan Portugis sebagai bahasa Nasional mereka. Susahnya lagi setidaknya dari pengamatan Koran Jawa Pos sekitar dua pekan berada di Rio de Janeiro dan Sao Paulo dua kota terbesar di Brasil, pusat Informasi juga tergolong langka.

Kendala Brasil Di Piala Dunia 2014 Mendatang  – Setiap stasiun Subway di Brasil misalnya memang ada bilik informacoes alias informasi. Tapi tidak selalu ada petugas yang stand by di sana. Kalaupun ada, itu tadi bisa terjadi lost in translation. Bertanya tentang rice ( nasi ) dikira reis ( mata uang Brasil, di baca hais). Di subway pengumuman juga hanya dalam bahasa Portugis, padahal di Jerman bangsa yang juga sangat bangga dengan bahasa mereka seperti halnya Prancis, pengumuman di kereta bawah tanah atau di bandara selalu bilingual jerman dan Inggris. Begitu pula halnya dengan di Jepang di negeri Sakura yang warganya juga dikenal sangat minim kemampuannya tentang bahasa asing itu, di semua stasiun kereta, bilik informasi terlihat menonjol.

Kendala Brasil Di Piala Dunia 2014 Mendatang  – Petugas selalu siap berjaga dan dan kalau perlu mengantar secara langsung sang penanya ke tempat tiket atau platform yang dia tuju jika penjelasannya dalam bahasa Inggris tidak di mengerti. Sulitnya lagi fasilitas wireless fidelity (wifi) di semua tempat public di Brasil juga dikunci dengan password dan tidak jelas kemana seseorang harus bertanya tentang kata kunci tersebut.