“LOS BLANCOS” Masih Tak Bertuan

Real Madrid

“LOS BLANCOS” Masih Tak Bertuan

Berita World Cup – Hari Ini merupakan hari ke 14 sejak Jose Mourinho pergi dari tim Real Madrid sesuai laga terakhir La Liga kontra Osasuna pada 31 Mei. Akan tetapi sampai saat ini “Los Blancos” tidak juga berhasil mendapatkan penggantinya. Tidak pernah sama sekali bagi seorang  Florentino Perez menghabiskan waktu dengan selama ini untuk dapat menemukan pelatih pada masa jabatannya sebagai presiden. Pada tiga periode yang sebelumnya, ada sekitar delapan pelatih yang telah diangkat oleh Perez . Waktu maksimal yang memang seharusnya diperlukan dari posisi pelatih lama terganti dan kehadiran pelatih baru itu selama tiga hari saja. Dan hal seperti itu pernah terjadi saat pergantian darin Vicente Del Bosque kepada Carlozs Queiroz dan juga ketika pergantian pelatih dari  Manuel Pellegrini ke pada Mourinho. Kesuksesan lain pada pergantian kursi pelatih di tim Madrid pada era Perez adalah di musim 2004/2005. ketika Jose Antonio Camacho mengundurkan diri diawal musim, jabatan pelatih langsung diambil alih oleh asistennya, Mariano Garcia Remon. Posisi itu kemudian diserahkan Garcia Remon kepada Wanderley Luxemburgopada 30 desember 2004. Ada banyak serah terima memang ketika tidak adanya pelatih utama di sebuah tim.

Luxemburgo kemudian dipecat pada 4 desember 2005 karena alasan yang tidak diketahui dan Madrid dengan gerak cepat mengangkat Juan Ramon Lopez Caro untuk mengganti posisi pelatih yang sudah dikeluarkan pada saat itu sampai akhir musim. kekosongan di kursi pelatih hingga 13 hari pernah terjadi di era presiden Ramon Calderon. Itu adalah masa diantara kepergian Fabio Capello hingga kedatangan Bernd Schuster. Akan tetapi, ketika di wawancara dalam program “Futboleros” di MARCA TV, Perez mengatakan akan meresmikan kontrak dengan pelatih baru pekan ini. Dan memang tampaknya ia tidak hanya sesumbar, tidak hanya memberikan omong kosong belaka. Dan di beberapa surat kabar di Prancis, misalnya di Koran L’Equipe menggambarkan Paris Saint Germain akan segera melepas Carlo Ancelotti. Ini jelas merupakan kabar yang akan membuat gembira untuk Perez yang sudah memburu pelatih italia itu di sepanjang musim panas ini. Menurut L’Equipe, keputusan PSG melepas ancelotti akan bergantung pada hasil negosiasi mereka dengan pelatih Swansea City, Michael Laudrup. Pelatih asal Denmark tersebut baru saja memperpanjang kontraknya dengan “The Swans” hingga juni 2015. Walaupun seperti itu, Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, akan terus berusaha untuk membujuknya agar mau hijrah ke Parc Des Princes di  musim depan.

Memang tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan ketika sebuah klub sepak bola apalagi dengan level dunia untuk mendapatkan seorang pelatih bagi tim nya. Perlu adanya pemikiran terlebih dahulu untuk memutuskan siapakah pelatih yang akan mengasuh para pemain tim tersebut.jika sebiah tim memang asal-asalan dalam memilih seorang pelatih untuk timnya, maka dapat dipastikan tim tersebut tidak akan mendapatkan keberhasilan. Setiap pelatih mempunyai cara tersendiri untuk memberikan ilmu di lapangan kepada para anak didinya, ini merupakan salah satu hal yang perlu diperhitungkan apakah seorang pelatih tersebut bisa memberikan sesuatu yang berbeda di lapanga, ataukah hanya memberikan arahan yang belum pasti dapat diterima oleh anak asuhnya. Semua pelatih juga mempunya tujuan prospek yang sama kedepannya, yaitu mereka sangat menginginkan tim yang ia asuh mendapatkan hasil yang sangat memuaskan di setiap laga pertandingan. Semua itu tergantung dari para tim manajer dari tim tersebut.