MENGENAL SEJARAH PIALA KONFEDERASI FIFA

FIFA konfederasi 2013

Berita World CupPiala konfederasi sebentar lagi akan bergulir pada tanggal 15 – 30 Juni yang dilaksanakan di Negara Brasil. Brasil akan menjadi tuan rumah Piala Konfederasi 2013 dan Piala Dunia 2014, biasanya turnamen konfederasi dijadikan ajang pemanasan sebelum menjelang Piala Dunia. Tetapi sekarang kita akan membahas mengenai sejarah Piala Konfederasi FIFA.

Pada awal mulanya turnamen Piala Konfederasi dilaksanakan dan berorganisasikan di Saudi Arabia dan disebut King Fahd Cup (Confederations Winners Cup atau Intercontinental Championship). Pertama kali dilaksanakan pada tahun 1992 yang bertempatkan di Saudi Arabia, hanya beranggotakan empat team  dan memiliki format pertemuan 4 team langsung. Team akan dibagi menjadi dua semi-final, Argentina vs Ivory Coast dan Amerika vs Saudi Arabia. Team yang menang akan bermain di Final empat hari kemudian dan yang kalah memperebutkan tempat ketiga. Argentina keluar sebagai pemenang turnamen ini dengan mengalahkan Saudi Arabia 3-1.

Turnament berikutnya dilaksanakan di Saudi Arabia pada tahun 1995 dan mulai beranggotakan 6 team, Saudi Arabia, Argentina, Denmark, Jepang, Mexico, dan Nigeria. Pada laga final Denmark secara mengejutkan mengalahkan juara bertahan Argentina 2-0 dan Mexico keluar sebagai juara ketiga melalui drama penalty setelah imbang 1-1 melawan Nigeria .

Pada tahun 1997 FIFA mengambil alih keorganisasian dan merubah namanya menjadi FIFA Confederations Cup atau Piala Konfederasi FIFA seperti yang kita kenal sekarang dan menjalankan turnamen setiap dua tahun sekali. Pada tahun 1997 turnamen dilaksanakan di Saudi Arabia dan mulai bertambah anggota dalam turnamen tersebut. Terdapat 8 team yang berpartisipasi Australia, Saudi Arabia, Brazil, United Arab Emirates, Mexico, Czech Republic, South Africa dan Uruguay. Brasil keluar sebagai juara dengan membantai Australia 6-0 dan Czech Republic keluar sebagai juara ketiga mengalahkan Uruguay 1-0.

Ditahun berikutnya 1999 turnamen dilaksanakan di Mexico dengan peserta Jerman, Saudi Arabia, Bolivia, Brasil, Egypt, Amerika, Mexico dan New Zealand. Tuan rumah Mexico secara dramatis berhasil menjadi juara dengan mengalahkan juara bertahan Brasil 4-3 dan Amerika keluar sebagai juara ketiga setelah mengalahkan Saudi Arabia 2-0.

Tahun 2001 turnamen dilaksankan di Korea dan Jepang  dengan peserta Australia, Brasil, Cameroon, Canada, France, Japan, Mexico dan Korea. Juara Piala Dunia 1998 Perancis keluar sebagai juara dengan mengalahkan Jepang 1-0 dan pada tempat ketiga Australia secara mengejutkan mengalahkan Brasil dengan skor 1-0.

Tahun 2003 turnamen dilaksanakan di Perancis dengan peserta Brasil, Kamerun, Colombia, Perancis, Jepang, New Zealand, Turkey dan Amerika. Juara bertahan Perancis berhasil mempertahankan gelar Piala Konfederasi dengan mengalahkan Kamerun 1-0 dan Turkey keluar sebagai juara ketiga dengan mengalahkan Kolombia 2-1. Turnamen Konfederasi kali ini meninggakan duka yang mendalam setelah pemain bintang Kamerun Marc-Vivien Foe meninggal didalam lapangan pada pertandingan melawan Kolombia.

Tahun 2005 turnamen dilaksanakan di Jerman dengan peserta Argentina, Australia, Brasil, Jerman, Yunani, Jepang, Mexico dan Tunisia. Brasil berhasil menjadi juara dengan mengalahkan rival mereka Argentina dengan skor telak 4-1. Dan Jerman keluar sebagai juara ketiga dengan mengalahkan Mexico 4-3 melalui perpanjangan waktu.

Tahun 2009 turnamen dilaksanakan di Afrika Selatan dengan peserta Brasil, Egypt, Irak, Italia, New Zealand, Afrika Selatan, Spanyol, dan Amerika. Brasil keluar sebagai juara secara dramatis setelah tertinggal 2-0 melawan Amerika dan berhasil membalikan keadaan dengan mencetak 3 gol, 3-2 untuk kemenangan Brasil. Tempat ketiga ditempati Spanyol dengan mengalahkan Afrika Selatan 3-2 melalui perpanjangan waktu.

Tahun 2013 turnamen dilaksanakan di Brasil dengan peserta Brasil, Jepang, Mexico, Italia, Spanyol, Uruguay, Tahiti dan Nigeria. Kita nantikan laga-laga seru para bintang pada tanggal 15-30 Juni 2013.