Pemain Krusial Dan Dirindukan Di Piala Dunia 2014

Pemain Krusial Dan Dirindukan Di Piala Dunia 2014

Pemain Krusial Dan Dirindukan Di Piala Dunia 2014

Pemain Krusial Dan Dirindukan Di Piala Dunia 2014 – Theo Walcott, dengan sangat menyesal, saya mengatakan bahwa dia bukanlah pemain terakhir yang tak akan merasakan sengitnya persaingan di Piala Dunia. Absennya seorang pemain karena cedera serius menjelang Piala Dunia adalah hantaman besar bagi mental mereka. Dan setiap tekel yang dilakukan lawan pada pemain kunci bagi timnas akan berpotensi menghadirkan pukulan telak bagi pelatih dan penggemar timnas yang bersangkutan. Ketidakhadiran pemain kunci akan menjadikan rekan-rekan di timnasi gugup, dan pelatih juga menanti pekan-pekan terakhir liga dengan cemas. Dari sudut pandang pelatih dan pemain Amerika Latin, siapa saja pemain yang ditakutkan oleh pelatih peserta Piala Dunia jika tak dapat mengikuti pegelaran akbar empat tahunan itu?

Pemain Krusial Dan Dirindukan Di Piala Dunia 2014 – Tentu kita harus memulainya dari satu nama, Lionel Messi. Rentetan cedera yang menghantamnya diakhir tahun lalu telah mengirimkan sinyal kegugupan di timnas Argentina, tapi absennya Messi bisa membuat pelatih Alejandro Sabella untuk merancang rencana cadangan bila Messi absen. Sabella bisa mengeluarkan kemampuan terbaik Messi selama bermain bagi timnas Argentina, dia menjadikan Messi kapten tim dan bermain dibelakang dua striker, dengan posisi seperti itu Messi mendapatkan ruang sebanyak mungkin. Dan dengan Angel Di Maria berada dibelakangnya sebagai bagian dari trio gelandang, keseimbangan tim tetap terjaga. Sabella menyadari bahwa formasi tersebut menjadikan timnya rentan menerima serangan, terutama dari sayap. Tapi dia menyadari bahwa Argentina selalu dapat mencetak banyak gol dengan formasi serupa.

Pemain Krusial Dan Dirindukan Di Piala Dunia 2014 – Tanpa Messi, formasi Argentina bisa berbeda. Sabella memilih formasi konvensional 4-4-2 atau formasi 3-5-2 seperti yang digunakan saat melawan Bosnia, yang ternyata ditakdirkan menjadi lawan di pertandingan pertama Argentina pada Piala Dunia mendatang. Melawan striker lawan yang licin, Argentina menampilkan pertahanan yang solid dengan formasi tersebut, dan bisa digunakan bila Messi absen dan tak sembuh sebelum 15 Juni. Selanjutnya kita bergeser ke Uruguay. Pelatih Oscar Tabarez sangat berharap akan performa dan kebugaran Suarez berlanjut hingga bulan Juni, yang semakin berkembang sejak Piala Dunia terakhir. Uruguay adalah tim yang penuh dengan pemain berumur, yang pasti kekurangan kecepatan, jadi mereka akan tampil rapat di belakang dan memberi bola pada Suarez saat serangan balik. Jika Suarez absen berarti Diego Forlan bisa hadir dari bangku cadangan, bukan pemain yang buruk sebagai pengganti.

Pemain Krusial Dan Dirindukan Di Piala Dunia 2014 – Saat Suarez tak bermain, Forlan dan Cavani bermain sebagai duo striker yang berperan dalam kemenangan 1-0 melawan Venezuela. Namun saat Suarez absen di pertandingan lain, melawan Kolombia, Uruguay harus menelan kekalahan 4-0. Dan jika tim biru langit ingin memberi perlawanan serius, mau tak mau Suarez harus bermain dalam performa puncak. Kolombia memiliki penyerang yang berbakat dalam sosok Radamel Falcao. Tapi situasi lain masih belum jelas karena alternatif lain yang dimiliki tak terlalu baik. Jika Falcao tak dapat memperkuat tim karena cedera, apakah Jackson Martinez dan Carlos Bacca bisa menghadirkan ketajaman secara konsisten? Sementara tim lain di Amerika Latin yang harap-harap cemas adalah Ekuador yang harus kehilangan Christian Benitez yang meninggal. Benitez memiliki 56 caps dan kecepatan serta pergerakannya menjadi jaminan mutu dilini depan Ekuador. Tentu pelatih Ekuador harus berpikir keras tentang pengganti striker yang menjalin kerja sama apik dengan Antonio Valencia tersebut.