Robbie Keane dan David Villa Sang Pemburu Gol

Keane vs Villa - BeritaWorldCup.com

Berita World Cup – Saat Robbie Keane mencetak gol pertamanya bagi timnas senior Irlandia pada pertandingan melawan Malta yang berakhir dengan skor 5-0, 14 Oktober 1998, David Villa hanyalah pemain muda yang baru bermain memakai seragam Spanyol U-21, empat tahun kemudian, 16 Februari 2002 melawan Andorra, bermain pada pertandingan yang sama dengan Fernando Torres.

Meski debut dalam timnas Spanyol dalam waktu yang bersamaan dengan Torres, nama Villa lebih dikenal belakangan. Torres yang berusia lebih muda adalah anak ajaib kesayangan Atletico Madrid yang sudah dipercaya menjadi kapten tim saat berusia kurang dari dua puluh tahun. Sedangkan Villa harus menunggu sampai usianya matang, 26 tahun untuk menjadi pemain andalan la Roja. Namun soal urusan mencetak gol bagi timnas Spanyol, Villa adalah pemain terefektif. Dengan jumlah penampilan dan debut yang agak tertinggal dari Torres. Villa berhasil mencetak 53 gol dan menjadi pemain Spanyol satu-satunya yang torehan golnya melewati catatan Raul Gonzales (44 gol)

Hari ini, Keane dan Villa termasuk dari lima besar top skorer di tingkat internasional yang masih aktif bermain. (Keane berada di tempat ketiga, mencetak 59 gol dalam 126 penampilan sedangkan David Villa ada di posisi 5 besar, dengan 53 gol dari 88 pertandingan). Besok di Yankees Stadium, New York, pemain yang kombinasi gol diantara keduanya berjumlah 112 gol akan saling bersua dalam partai persahabatan antara Irlandia dan Spanyol. Menarik menantikan pertemuan ini.

“Aku menganguminya sebagai sesama striker. Aku selalu menganggapnya sebagai bakat yang istimewa,”kata top skorer sepanjang masa timnas Spanyol mengenai Robbie Keane yang juga menjadi top skor sepanjang masa bagi negaranya. Keane juga akan mendapat kehormatan sebagai pemain dengan caps terbanyak yang pernah tampil bagi timnas Irlandia. Pencapaian Keane sangat membanggakan. Didalam dunia sepakbola, sudah jamak diketahui bila seorang striker tak akan memiliki karir yang panjang, setidaknya sangat jarang striker yang bermain di umur mendekati 40 tahun- pengecualian untuk Romario karena dia ingin menuntaskan target 1000 golnya – apalagi berkompetisi pada laga internasional yang terbilang ketat. 126 penampilan bagi pemain di lini depan merupakan catatan yang luar biasa. Fabio Cannavaro yang berposisi sebagai seorang bekdi timnas Italia juga memiliki karir sebagai pemain timnas Italia dengan caps berjumlah hampir sama denga Robie Keane, tapi posisinya sebagai defender, bukan striker yang harus mencari ruang.

Keane yang sudah berumur 32 tahun tak pernah berhenti mencetak gol, dia menggelontorkan gawang lawan dengan gol dari kaki dan kepala selama hampir 15 tahun. Kelebihan yang diamini oleh Villa.

“Dia (Keane) telah mencetak begitu banyak gol dalam waktu yang lama. Dia pasti sangat mencintai pekerjaan dan negaranya hingga bisa seperti itu.

El guaje yang tidak menyembunyikan kegagumannya atas pencapaian Robie Keane, menjelaskan pandangannya mengenai kelebihan dari striker Irlandia itu: “Dia adalah pemain yang sangat cerdas, selalu berpikir tentang mencetak gol. Dia cepat, memiliki bakat alam, bagus dalam gerakan dengan dan tanpa bola serta bisa mencetak gol dari keduaa kakinya. Walau bukan merupakan penyerang yang tinggi (1,75 m) Keane sangat bagus dalam sundulan karena dia sangat baik dalam membaca arah umpan dan licin dalam melepaskan diri dari penjagaan lawan.”tutur pemain asal Spanyol itu.

Sebenarnya gaya bermain Villa dan Keane hampir mirip.