Ronaldo Tidak Tenang Pikirkan Piala Dunia 2014

Ronaldo Tidak Tenang Pikirkan Piala Dunia 2014

Ronaldo Tidak Tenang Pikirkan Piala Dunia 2014

Sebagai kapten tim nasional Portugal Cristiano Ronaldo tidak dapat tidur dengan nyenyak. Setelah melaju dengan susah payah di babak play-off Piala Dunia 2014 lalu, Portugal secara mengenaskan berada dalam yang cukup berat. Meski demikian Ronaldo mengaku cukup yakin dan percaya kalau ia dan rekan-rekannya bisa melaju ke babak berikutnya. Dalam hasil undian pada Jumat lalu, tim besutan Paulo Bento itu berada dalam Grup G, bersama tim nasional Jerman, Ghana dan Amerika Serikat. Dan di grup ini satu-satunya yang empat kontestannya melaju ke babak berikutnya pada Piala Dunia 2010 lalu. Sang kapten Portugal, berbicara bersama rekan-rekan satu timnya, Marcelo, Karim Benzema, Luka Modric, Angel Di Maria dan Iker Casillas pada awal pekan, sebagaimana keseluruhannya merupakan punggawa internasional bagi masing-masing negara-nya, mengaku tidak melihat langsung hasil pengundian itu, tetapi ia mewaspadai setiap lawan yang akan dihadapi nanti. “Sejujurnya, saya sama sekali tidak menyaksikan hasil pengundian itu secara langsung,” ungkap Ronaldo. “Saya tertidur. Tentu saja kami berada di grup yang cukup sulit, dengan Jerman, yang selalu difavoritkan, dan Amerika serikat serta Ghana, yang keseluruhannya juga cukup baik dan kami akan melihat apa yang terjadi berikutnya.

“Saya yakin kami bisa melaju dari babak grup tersebut, namun kepercayaan diri dan konsentrasi wajib dan merupakan salah satu pokok utama. Itu semua tergantung kepada tim. Saya berharap Portugal dapat melangkah sejauh mungkin pada tahun depan.”  Performa Ronaldo di ajang internasional berlangsung luar biasa dalam pertandingan play-off, yang menghabisi Swedia tanpa ampun dengan menorehkan empat gol ke gawang lawan, namun Ronaldo menganggap tidak ada tekanan yang diperolehnya sebagai seorang pemimpin di atas lapangan. “Sasaran utama saya selalusama,” tutur Ronaldo. “Mencoba semua kemampuan terbaik yang saya miliki dan membantu Portugal. Dari segi individu, saya ingin menunjukkan permainan saya yang sebenarnya, yaitu mencetak gol dan menunjukkan kemampuan yang lain. Saya selalu tertantang karena saya tahu bakat yang saya miliki.” Pemain berusia 28 tahun itu mengatakan bahwa ia sama sekali tidak mempertanyakan kepada Casillas, bagaimana rasanya mengangkat trofi Piala Dunia 2010 lalu sebagai kapten tim, namun satu hal yang pasti rasanya akan jauh berbeda dibandingkan merebut Liga Champions dengan Manchester United pada 2008.

“Saya tidak perlu dirinya untuk memberitahua saya,” lanjut Ronaldo. “Saya pandai, jadi saya tahu bagaimana rasanya bisa mengangkat sesuatu yang sangat penting. Di tingkat klub, mungkin prestasi tertinggi di Liga Champions, tetapi di tingkat internasional, sudah pasti puncaknya trofi Piala Dunia. “Saya melihat semua pemain menangis dan terharu setelah final Piala Dunia berakhir. Impian itu yang coba dibawa oleh saya dan rekan-rekan dan saya yakin Piala Dunia sama pentingnya dengan Piala Eropa, namun kami harus tetap membumi dan mencoba mengatasinya selangkah demi selangkah. Hanya ada satu tim terbaik yang bisa memenangkannya dan saya berharap Portugal yang menjadi juara.” Persiapan Piala Dunia masih berkisar enam bulan lagi, dan tingkat klub saat ini sedang konsentrasi penuh, di mana setidaknya Real Madrid masih berpeluang menyikat tiga gelar sekaligus pada musim ini.

Di tingkat internasional, saya ingin meraih Piala Dunia,” kata Ronaldo. “Namun perjalanan ke arah sana masih panjang, dan banyak hal dapat terjadi. Kini saya fokus untuk klub dan berupaya memenangkan La Liga dan semua trofi yang ada pada musim ini, kemudian melihat apa yang terjadi pada Piala Dunia mendatang. “Anda harus menikmati setiap momen dan saat ini Real Madrid bermain cukup baik. Kami melangkah ke Liga Champions dan La Liga, dan kini konsentrasi kami di Copa del Rey. Saya merasa segala sesuatunya akan baik-baik saja dan saya harap Real Madrid akan melangkah lebih jauh pada tahun ini.”