Simeone Tidak Ingin Atletico Direndahkan

Simeone Tidak Ingin Atletico Direndahkan

Simeone Tidak Ingin Atletico Direndahkan

Kompetisi La Liga akan kembali digelar pada awal tahun ini. pelatih Diego Simeone siap menebar ancaman terhadap dua rival terdekat, Barcelona dan Real Madrid, untuk memboyong gelar prestisius untuk klub tersebut. Karena itu ahli strategi Atletico Madrid sangat kesal bila ada pihak yang menganggap kalau peluang timnya tidak dapat berbuat banyak pada musim ini, malahan mereka bakal kesulitan untuk menjalani paruh kedua 2013-14. Tidak segan-segan Simeone menanggap orang-orang yang merendahkan klub tersebut dianggap sebagai pihak yang ‘bodoh’ karena mereka tidak melihat dengan mata dan kepala mereka di klasemen teratas La Liga. Bayangkan saja, dengan bermaterikan pemain-pemain yang ada dan tidak segemerlap Barcelona dan Real Madrid, Simeone mampu menyulap performa Atletico menjadi tim yang disegani untuk saat ini, apalagi setelah kiprah di Liga Champions, yang sukses melaju ke babak 16 besar tanpa menemui kendala yang berarti.

Sebagai salah satu catatan penting, Diego Simeone juga pernah membangkitkan semangat juang  tim Serie A Catania, yang dalam beberapa waktu lalu sempat berada di zona maut namun pada akhir musim mereka selamat menghindari catatan buruk bagi klub itu. Apalagi saat ini Atletico Madrid memiliki komposisi pemain yang cukup baik dari lini depan hingga penjaga gawang. Karena itu meningkatkan kepercayaan diri Simeone untuk menghapus tradisi La Liga, yang didominasi dua klub saja, Barcelona dan Real Madrid. Peringkat kedua La Liga itu terus menebarkan ancaman dalam perebutan gelar di tahun ini, saat Diego Costa dan rekan-rekannya bertandang ke markas Malaga di akhir pekan yang kembali bergulir setelah libur kompetisi musim dingin beberapa waktu lalu.

Hanya perbedaan gol yang menjadi kendala bagi anak-anak Atletico dengan pimpinan klasemen Barcelona, di mana Real juga bertengger di peringkat ketiga dan masih terpaut lima angka. “Tentu sangat bodoh jika tidak melihat pada klasemen sementara,” gumam Simeone. Baik Barcelona dan Atletico sama-sama mengantongi 46 angka dari 17 pertandingan di putaran pertama pada musim ini, sementara Real duduk di peringkat tiga dengan 41 angka. Dan Simeone akan menjajal kekuatan Barcelona di Vicente Calderon pada 11 Januari mendatang, di mana tim asuhannya siap mengantisipasi segala bentuk tekanan dari kubu Barcelona. Sebelumnya Simeone sempat mengabaikan peluang timnya untuk menjuarai La Liga pada musim ini, di mana ia menegaskan bahwa Atletico tidak akan mengubah pola pikir dalam setiap pertandingan ke pertandingan berikutnya, yang ternyata berdampak cukup baik hingga separuh musim kompetisi ini.

Terakhir kali Atletico Madrid menjuarai La Liga pada 1996, sementara Barcelona dan Real Madrid lebih mendominasi gelar domestik dalam kurun waktu sembilan musim terakhir. “Proses pendekatan kami hanya mengandalkan dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, sama halnya seperti kami menjalani kehidupan hari lepas hari. Banyak orang di dunia ini yang harus berjuang setiap hari. Karena itu kami jangan sampai terlena dan melupakan hal tersebut,” tambah mantan gelandang Atletico dan Inter Milan tersebut. “Kami ingin melanjutkan tren positif di tahapan ini, karena kami tahu seberapa tangguh kekuatan kami dan juga apa yang ada di depan.”

Calon lawan Atletico, Malaga, pada musim lalu mampu mencapai babak perempat-final Liga Champions saat masih diasuh oleh Manuel Pellegrini, namun kini mereka terdampar di peringkat 10 dan baru mengoleksi 20 angka dari 17 pertandingan.