Tahiti Tim Yang Mengejutkan Piala Konfederasi 2013 Brasil

tahiti-national-football-team

Tahiti Tim Yang Mengejutkan Piala Konfederasi 2013 Brasil

Berita World Cup – Tahiti merupakan tim yang tidak disangka bisa memasuki Piala Konfederasi, Tahiti masuk Piala Konfederasi setelah memenangi Piala Oceania Nations Cup dengan rekor tidak terkalahkan dilima pertandingan mereka. Tahiti menciptakan 20 gol mereka mengalahkan New Caledonia dan New Zealand di partai final serta semi-final.

Tahiti tidak memiliki pemain kelas dunia di tim nya, rata-rata pemain dari klub lokal diliga Tahiti. Tahiti sendiri bukan merupakan suatu Negara, Tahiti merupak pulau terbesar di French Polynesia. Sepak bola Tahiti dibawah organisasi Federation Tahitienne de Football dan pertama kalinya memenangi OFC Nations Cup.

Tahiti memainkan pertandingan pertamanya pada tahun 1952 melawan New Zealand dengan berakhir seri 2-2 berselang seminggu kemudian kedua tim bertemu kembali dan Tahiti dikalahkan dengan skor 5-3, pertemuan ketiga Tahiti memenangkan pertandingan dengan skor 2-0. Tahiti memasuki kualifikasi Piala Dunia pada tahun 1994 USA, mereka segrup dengan Australia dan Solomon Island. Tahiti bermain seri pada pertandingan melawan Solomon Island 1-1, kalah melawan Australia 3-0 dan 2-0. Pada pertandingan akhir walaupun menang melawan Solomon Island 4-2, Tahiti tidak berhasil melaju ke babak berikutnya karena menempati posisi kedua grup.

Tahiti menjadi lebih baik dibawah asuhan Eddy Etaeta yang merupakan didikan asli Tahiti, Tahiti memenangi OFC Nations Cup dan berhasil memasuki Piala Konfederasi. Tahiti memiliki pertahanan yang bagus dalam OFC Nations Cup hanya kemasukan 5 gol dan memakai taktik 4-4-2 Defence, yang kemungkinan akan diterapkan kembali pada saat Piala Konfederasi 2013 Brasil.

Pemain belakang Nicolas Vallar yang menjadi pemain terbaik di Oceania Nations Cup kembali akan menjadi pemain yang diharapkan untuk menampilkan permainan terbaiknya di Piala Konfederasi. Tahiti juga memiliki beberapa pemain kunci yang diharapkan menampilkan permainan terbaiknya di Piala Konfederasi.

Marama Vahirua pemain veteran yang berusia 33 tahun akan menjadi tumpuan dilini depan, Marama yang merupakan bekas tim U21 Perancis dan sekarang sedang bermain di liga Yunani sebagai pemain Pinjaman. Alvin Tehau yang memilik tiga bersaudara di tim Tahiti, Teaonui Tehau dan Lorenzo. Diantara mereka Alvin Tehau masih menjadi yang terbaik.

Tahiti menjadi tim pertama yang berada di Brasil pada tanggal 7 Juni 2013, Pelatih Eddy Etaeta mengatakan bahwa dia sangat senang timnya bermain di Piala Konfederasi FIFA dimana ini merupakan pencapaian tertinggi untuk sepak bola Tahiti. Etaeta melanjutkan bahwa dia mengharapkan mendapatkan sambutan yang hangat, mendapat dukungan dan simpati dari masyarakat Brasil.

Tahiti akan bertanding pada tanggal 17 Juni 2013 melawan juara Afrika, Nigeria di stadion Estadio Mineirao, Belo Horizonte, tiga hari kemudian 20 Juni 2013 akan berhadapan dengan Juara Dunia dan Eropa, Spanyol di stadion Maracana, Rio de Janeiro. Pada pertandingan terakhir grup 23 Juni 2013 Tahiti akan menghadapi juara Piala Copa America 2011, Uruguay di stadion Recife Arena Pernambuco.

Tahiti akan mendapatkan tes yang sangat sulit di Piala Konfederasi, tetapi Tahiti akan berjuang sekuat tenaga untuk memastikan memberikan perlawanan kepada lawan-lawan mereka. Pelatih Eddy Etaeta akan memakai taktik bertahan seperti yang di perlihatkan pada Piala Oceania, menggunakan taktik 4-4-2. Apapun yang terjadi di Piala Konfederasi 2013 Brasil, sepak bola Tahiti telah menorehkan sejarah dan membuat banyak pemerhati sepak bola terkejut. Berjuang Tahitiā€¦!!!